Brilio. net – Usaha tim kuasa norma untuk  Dwi Sasono rupanya berangkat membuahkan hasil. Aktor Dwi Sasono yang terjerat kasus dugaan penyalahgunaan narkoba, telah menjalani asesmen berjalan pengajuan rehabilitasi. Apalagi melalui terbit penangkapannya di Polres Metro Jakarta Selatan, 1 Juni 2020, Dwi Sasono mengaku bersalah dan cuma sebagai korban penyalahgunaan narkoba, serta minta disembuhkan dengan cara rehabilitasi.

Perlahan, ternyata hasil asesmen yang dilakukan pihak kepolisian dengan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jakarta Selatan beberapa waktu berantakan, memutuskan untuk mengabulkan permohonan rehabilitasi yang diajukan Dwi Sasono.

“Iya permohonan rehabilitasinya dikabulkan, ” kata Vivick Tjangkung, seperti dilansir dari brilio. net dari liputan6. com, Senin (8/6).

Bila tidak ada halangan, pemindahan Dwi Sasono dari Rutan Polres Jakarta Daksina ke Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) akan dilakukan besok, Selasa (8/6) pagi.


“Rencana besok pagi di berangkatkan ke RSKO, ” lanjut Vivick.

Loading…


Pengajuan rehabilitasi dikabulkan © 2020 brilio.net liputan6.com/Faizal Fanani

foto: liputan6. com/Faizal Fanani

Ternyata hasil asesmen yang dilakukan pihak kepolisian dengan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jakarta Selatan kurang waktu lalu, memutuskan untuk mengabulkan permohonan rehabilitasi yang diajukan Dwi Sasono.

Bagaikan diketahui Dwi Sasono ditangkap Dasar Narkoba Polres Jakarta Selatan pada kediamannya di kawasan Pondok Labu, Jakarta Selatan pada 26 Mei 2020. Dari penangkapan tersebut petugas berhasil mengamankan ganja seberat 16 gram dari tangan suami Widi Mulia, yang disimpannya di dalam guci yang terdapat di rumahnya.

Pengajuan rehabilitasi dikabulkan © 2020 brilio.net liputan6.com/Faizal Fanani

foto: liputan6. com/Faizal Fanani

Menurut pengakuannya saat diperiksa polisi, Dwi Sasono sudah kepala bulan belakangan ini mengonsumsi ganja. Hal itu dilakukannya lantaran dia kesulitan tidur, dan dirinya merasa tenang setelah mengonsumsi ganja.