Brilio. sarang – Sapa yang tak tahu bahan pir? Buah ini semoga dijumpai di berbagai tempat, harganya cukup terjangkau, & memiliki rasa yang enak. Pir pun memiliki persesuaian rasa asam dan elok.

Buah yang rasanya mendekati dengan apel ini dapat dikonsumsi secara langsung maupun diolah menjadi menu asing seperti salad buah & smoothies. Selain rasanya dengan enak dan mudah diolah menjadi beberapa menu, pir juga kaya akan nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh.

Beberapa nutrisi yang terdapat dalam pir di antaranya protein, fiber, vitamin C, dan vitamin K. Nah, berikut brilio. net rangkum dari berbagai sumber, Kamis (24/6), kebaikan buah pir yang cantik untuk kesehatan.

foto: Instagram/@menudietharian


Dikutip dari healthline. com, pir merupakan buah dengan kaya akan serat. Sendat tersebut berfungsi memudahkan usus untuk melunakkan dan menyingkirkan tinja. Selain itu, seret dalam pir juga memberi nutrisi untuk bakteri tertib yang terdapat dalam usus.

Tak hanya buahnya saja yang kaya akan serat, kulit pir pun juga mengandung banyak serat. Oleh karena itu, para-para ahli menyarankan untuk mematikan pir tanpa mengupas kulitnya.

foto: pexels. com

Melansir healthline. com, kandungan antosianin dalam pir mampu menurunkan potensi tersentuh penyakit jantung. Zat itu berfungsi untuk meningkatkan kesehatan jantung, serta memperkuat saluran darah.

Kemampuan pir untuk mencegah penyakit jantung ini didukung pula oleh sifatnya yang antiinflamasi, serta memiliki kandungan flavonoid yang tinggi.

3. Menekan peradangan.

foto: pexels. com

Sekalipun peradangan merupakan respons kekuatan tubuh yang normal, peradangan dapat berbahaya bagi penderita penyakit seperti diabetes jenis 2 dan jantung.

Akan tetapi, masalah itu dapat diatasi dengan menggunakan pir yang bersifat antiinflamasi, serta mengandung antioksidan, tembaga, vitamin C, dan vitamin K. Zat-zat tersebut sangat baik untuk mengatasi peradangan yang berpotensi membahayakan kesehatan tubuh.

4. Mencegah kanker.

foto: pexels. com

Mengutip healthline. com, pir mengandung antosianin dan asam sinamat yang bersifat antikanker. Beberapa studi menunjukkan bahwa pir berkecukupan melindungi tubuh dari kanker paru-paru, perut, dan kandung kemih. Bahkan, kandungan flavonoid dalam pir juga berkecukupan mencegah terjadinya kanker payudara dan ovarium.

Dilansir dari Medical News Today, pir selalu kaya akan antioksidan, tembaga, vitamin C, dan vitamin K yang baik buat menangkal radikal bebas. Buntut dari radikal bebas dengan biasanya terdapat pada pencemaran, asap rokok, dan sinar UV ini menjadi salah satu pemicu terjadinya keburukan sel tubuh yang berujung pada kanker.

5. Menurunkan potensi terkena diabetes.

foto: pexels. com

Zat antosianin dalam buah dan kulit pir memiliki sifat antidiabetes, sehingga mampu mencegah potensi terjadinya diabetes pada seseorang. Terlebih lagi, serat dengan terkandung dalam pir selalu dapat memperlambat pencernaan. Dengan demikian, tubuh memerlukan waktu lebih panjang untuk mengupas dan menyerap karbohidrat, mengikuti dapat pula mengatur kekuatan gula dalam darah.

6. Dapat menurunkan mengandung badan.

foto: pexels. com

Pir termasuk buah yang nista kalori, serta mengandung penuh air dan serat. Perut air dan serat bisa membantu seseorang tetap merasa kenyang dalam jangka masa yang lama. Dengan menikmati kenyang lebih lama, seseorang dapat mengendalikan nafsu sajian yang berlebihan, sehingga lebih terkontrol dan tidak terjadi kenaikan berat badan.

Mengutip healthline. com, sebuah studi pun membuktikan bahwa 40 orang dewasa yang mengonsumsi dua buah pir per hari selama 12 minggu mampu menurunkan ukuran lingkar pinggang sebesar dua, 7 cm.

tujuh. Menjaga kadar kolesterol.

foto: pexels. com

Dikutip dari WebMD, serat dalam buah pir mampu mengikat kolesterol biadab dalam tubuh. Setelah tersebut, serat dalam pir tersebut juga akan mengeluarkan kolesterol jahat dari dalam awak, sehingga kadar kolesterol dapat tetap terjaga.

8. Mengontrol tekanan darah.

foto: pexels. com

Tak hanya menggembala kadar kolesterol, pir serupa mampu mengontrol tekanan pembawaan. Melansir WebMD, kalium dengan terkandung dalam buah pir dapat mengontrol tekanan darah. Bahan dengan mengonsumsi kalium dalam pir dengan ukuran yang tepat dapat mengontrol tekanan darah tanpa kudu melakukan diet garam dengan ketat.

9. Molek untuk ibu hamil.

foto: pexels. com

Mengutip WebMD, pir merupakan sumber asam folat yang baik. Asam folat sendiri dikenal sebagai vitamin yang baik bagi kelanjutan janin, sehingga konsumsi pir bagi ibu hamil betul dianjurkan.

Recommended By Editor